Sidang Pleidoi Nadiem Makarim Sempat Gelap Gulita karena Mati Lampu

2026-06-02 HaiPress

JAKARTA, iDoPress - Sidang pembacaan pleidoi atau nota pembelaan mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Makarim, sempat diwarnai insiden mati lampu di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat, Selasa (2/6/2026).

Insiden mati listrik terjadi di tengah jalannya sidang pembacaan pleidoi Nadiem.

Padamnya lampu sontak mengagetkan para pihak yang hadir di ruang sidang.

Di tengah kondisi gelap, majelis hakim langsung meminta tim IT untuk memeriksa instalasi listrik.

Beberapa microphone di ruang sidang masih tampak menyala sebelum akhirnya aliran listrik kembali normal beberapa saat kemudian dan diikuti sorak dari pendukung Nadiem Makarim.

Sebelum membacakan pleidoi, Nadiem menyampaikan kondisi kesehatannya yang masih dalam tahap pemulihan usai menjalani operasi kelima.

Ia mengatakan, masih mengalami sejumlah gejala sakit, namun optimistis dapat pulih dalam beberapa bulan ke depan.

“Saya masih dalam tahap pemulihan, masih ada gejala-gejala sakit, tetapi alhamdulillah dengan situasi yang steril dalam beberapa bulan ke depan saya yakin saya akan bisa pulih yang mulia dan saya siap menjalani sidang pleidoi hari ini,” ujar dia.

Ketua Majelis Hakim Purwanto S Abdullah kemudian menanyakan perkembangan tindakan medis yang telah dijalani terdakwa.

Nadiem memastikan operasi kelimanya berjalan lancar.

“Sudah yang mulia, sudah dilaksanakan operasi kelima saya dan alhamdulillah berjalan lancar. Sekarang hanya masa pemulihan selama beberapa bulan ke depan ini,” ucap dia.

Majelis hakim juga memastikan proses pemulihan berjalan sesuai jadwal yang sebelumnya disampaikan dokter.

Meski masih menjalani kontrol dan perawatan dokter, Nadiem menyatakan, siap membacakan pleidoinya secara pribadi di persidangan.

“Karena tulisannya besar tidak lebih dari 50 menit, yang mulia,” ujar dia.

Sementara itu, tim penasihat hukum Nadiem meminta agar terdakwa terlebih dahulu menyampaikan pleidoinya sebelum pembelaan dari pihak advokat dibacakan setelah jeda istirahat siang.

Kuasa hukum juga mengungkapkan total dokumen pleidoi dari tim advokat mencapai sekitar 1.400 halaman, meski tidak seluruhnya akan dibacakan dalam persidangan.

iDoPress berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung iDoPress Plus sekarang

Penafian: Artikel ini direproduksi dari media lain. Tujuan pencetakan ulang adalah untuk menyampaikan lebih banyak informasi. Ini tidak berarti bahwa situs web ini setuju dengan pandangannya dan bertanggung jawab atas keasliannya, dan tidak memikul tanggung jawab hukum apa pun. Semua sumber daya di situs ini dikumpulkan di Internet. Tujuan berbagi hanya untuk pembelajaran dan referensi semua orang. Jika ada pelanggaran hak cipta atau kekayaan intelektual, silakan tinggalkan pesan kepada kami.